Source : en.wikipedia.org
Cari Blog Ini
Bipolar Disorder
Source : en.wikipedia.org
Makanan Yang Dikonsumsi Untuk Berhenti Merokok
Merokok memang tidak baik untuk kesehatan, makannya disetiap bungkus rokok biasanya ada peringatan “Merokok dapat menyebabkan kanker, impotensi, gangguan kehamilan dan janin”.
Agan-agan pengen banget berhenti merokok tapi kok susah banget kayaknya, nah mungkin makanan-makanan dibawah ini bisa membantu agan-agan untuk berhenti merokok. langsung aja deh gan
Studi Univesritas Duke menemukan ada empat jenis makanan yang dapat membuat rasa rokok menjadi tidak enak. Mengkonsumsi makanan ini secara teratur membantu melenyapkan rasa rokok yang membuat orang ketagihan.
- Buah-buahan
- Sayur-sayuran
- Produk susu
- Minuman non-karbonasi seperti air putih dan jus buah
tapi hati-hati gan, soalnya ada juga makanan yang bikin merokok tambah nikmat, nah jika agan ingin berhenti merokok sebaiknya hindari makanan-makanan seperti dibawah ini.
- Daging
- Kopi
- Minuman beralkohol
Meskipun belum dapat dijelaskan lebih jauh, peneliti menduga makanan tertentu memicu produksi air liur yang menjadikan rokok terasa lebih enak atau kurang enak.
Penelitian yang sama menawarkan beberapa produk makanan lezat sekaligus menjaga diet.
- Buah: makanan penutup berupa salad dari berbagai buah-buahan manis
- Sayuran: resep makanan dengan bahan kembang kol, cabai, brokoli dan sayuran hijau lainnya
- Yogurt: yogurt pina colada atau citrus berry smoothie layak dicoba
- Keju: pizza sayuran dengan taburan keju, lasagna karamel pun layak jadi santapan lezat untuk diet sekaligus sehat.
Semoga program berhenti merokok agan berhasil, sayah bantu do’a gan
>
Hipertensi dalam kehamilan
Hipertensi dalam kehamilan berarti tekanan darah meninggi saat hamil. Keadaan ini biasanya mulai pada trimester ketiga, atau tiga bulan terakhir kehamilan. Kadang-kadang timbul lebih awal, tetapi hal ini jarang terjadi.
Tidak diketahui mengapa tekanan darah bisa meninggi di saat hamil. Keadaan ini paling sering terjadi pada hamil anak pertama, dan lebih jarang pada hamil anak selanjutnya.
Dikatakan tekanan darah tinggi dalam kehamilan jika tekanan darah sebelum hamil (saat periksa hamil) lebih tinggi dibandingkan tekanan darah di saat hamil.
Bagaimana suatu peristiwa kehamilan dapat memicu atau memperberat hipertensi merupakan pertanyaan yang masih belum memperoleh jawaban yang memuaskan.
Angka kejadian Hipertensi dalam Kehamilan kira-kira 3.7 % seluruh kehamilan.
Walaupun penyebab pasti mengapa tekanan darah bisa meninggi di saat hamil, tapi perlu dilakukan pencegahan terhadap factor-faktor yang jelas beresiko mencetuskan terjadinya hipertensi. Keadaan ini paling sering terjadi pada hamil anak pertama, dan lebih jarang pada hamil anak selanjutnya. Beberapa faktor yang ditengarai berhubungan dengan kejadian hipertensi antara lain pola makan yang tidak sehat, karakteristik individual seperti usia, faktor genetik, dan kondisi psikologis emosional. Pada saat hamil muda ibu biasanya suka mengkonsumsi makanan yang berasa kecut dan asin dimana makanan tersebut sering mengandung kadar natrium (garam) yang tinggi.
Banyak saran yang diberikan untuk menghindarkan hipertensi misalnya dengan menghindari konsumsi daging berlebihan, protein, purine, lemak, hidangan siap saji (snack), dan produk-produk makanan instan lain.
John dkk (2002) : diet buah dan sayur banyak mengandung aktivitas non-oksidan yang dapat menurunkan tekanan darah.
Zhang dkk (2002) : kejadian PE pada pasien dengan asupan vitamin C harian kurang dari 85 mg dapat meningkat menjadi 2 kali lipat.
Obesitas adalah faktor resiko yang berpotensi untuk menyebabkan terjadinya PE. Obesitas pada ibu tidak hamil dapat menyebabkan aktivasi endotel dan respon inflamasi sistemik yang berhubungan dengan arterosklerosis.
Kadar C-reactive protein (“inlamatory marker”) meningkat pada obesitas yang seringkali berkaitan dengan PE
Sumber :
Dekker GA, Sibai BM : Etiology and pathogenesis of preeclampsia: Current concepts. Am J Obstet Gynecol 179:1359, 1998
John JH, Ziebland S, Yudkin P, et al : Effects of fruit and vegetables consumption on plasma antioxidant concentration and blood pressure: A randomized controlled trial. Lancet 359:1969.2002
Zhang C, Williams MA, King IB, et al : Vitamin C and the risk of preeclampsia-result from dietary questionnaire and plasma assay. Epidemiology 13:382,2002
Kelas Ibu : Senam Hamil
Jenis olah tubuh yang paling sesuai untuk ibu hamil adalah senam hamil. Gerakan senam hamil sesuai dengan banyaknya perubahan fisik seperti pada organ genital, perut yang tambah besar dsb. Dengan melakukan senam hamil secara teratur dan intensif, ibu hamil dapat menjaga kesehatan tubuh dan janin yang dikandung secara optimal.
Senam hamil adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik ataupun mental, untuk menghadapi persalinan yang cepat, aman dan spontan.
Beberapa hal yang perlu diketahui terkait pelaksanaan kelas Senam Hamil antara lain :
A. Syarat Pelaksanaan Kelas Ibu
1) Sebagai pembicara adalah bidan yang sudah dilatih sebagai fasilitator
2) Waktu pelaksanaan paket kelas ibu di musyawarahkan bersama sehingga dapat dilaksanakan pada waktu yang tepat dan ibu hamil dapat hadir sesuai dengan jadwal yang disepakati.
3) Cara memberitahu ibu hamil tentang pelaksanaan kelas ibu harus jelas dilaksanakan berapa kali, waktu tidak lama dan tempatnya dimana.
4) Selalu memperhatikan jadwal, jangan sampai melelahkan ibu hamil
5) Materi yang disampaikan harus sesuai dengan skenario tepat dan jelas
6) Pastikan ibu hamil mengerti tentang m ateri yang disampaikan dengan melakukan pengecekan pemahaman ibu.
7) Tempat pelaksaan sebaiknya dalam ruangan yang agak besar tentang cukup ventilasi dan tidak bising.
Tersedia ruang untuk senam hamil
B. Karakteristika Paket Kelas Ibu
1) Kelas ibu menggunakan flip chart, terdiri dari 42 macam gambar yang telah disusun dengan skenario
2) Penyampaian materi berdasarkan skip presentasi dengan menggunakan ”sekenario”
3) Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan antara bidan dan ibu hamil, bidan hendaknya mecoba ”Pendekatan yang bersahabat” seperti melakukan tetap mata sentuhan kecil dan pujian bagi ibu.
4) Dalam pelaksanaan kelas ibu mencakup 4 topik utama
a. Tujuan pengajaran memberikan pengetahuan
b. Melakukan tanya jawab untuk materi yang sudah disampaikah dengan tujuan memastikan apakah si ibu mengerti dengan materi yang telah disampaikan.
c. Pada setiap pertemuan selalu disampaikan penjelasan tentang buku KIA, sesuai dengan topik pada pertemuan hari ini
d. Sesuai penyampaian materi dilanjutkan dengan senam ibu hamil
C. Cara Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil
1. Di dalam pelaksanaan kelas ibu usahakan peserta tidak banyak, sebaiknya antara 10 -15 orang
2. Peserta kelas ibu sebaiknya ibu hamil dengan usia kehamilan diatas 5 bulan, dengan alasan : Kondisi ibu sudah kuat, Tidak takut terjadi keguguran, efektif untuk melakukan senam
3. Jadwal Kelas Ibu
Kelas ibu dilaksanakan sebanyak 3 kali
- Sebaiknya 1 x dalam seminggu (disepakati bersama)
- Lama 1 x pertemuan 1 jam 30 menit
4. Susunan Skenario Kelas Ibu
1) Tujuan umum penulisan skenario kelas ibu
- Untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui pembelajaran dan pendidikan dalam bentuk kelompok sehingga ibu hamil dapat mempelajari sebagai macam hal dibandingkan bila ibu belajar sendiri.
- Diharapkan adanya komunikasi antara bidan dan ibu hamil dalam diskusi kelompok sehingga dapat saling berbagi informasi dan pengalaman antara ibu hamil dengan sesamannya dan juga antara ibu hamil dengan bidang.
2) Tujuan khusus
Tercapainya kehamilan dan persalinan yang nyaman dan aman
Pertemuan ke-1 Kelas Ibu
Susunan
1. Materi pertmuan ke-1 kelas ibu : mengenai kehamilan ibu hamil diharapkan :
- Mengerti mengenai perubahan tubuh selama kehamilan dan perkembangan janin
- Mengerti pentingnya memilih menu yang biak untuk mencapai kecukupan gizi ibu selam hamil dan untuk perkembangan janin dalam rahim
- Mengerti timbulnya bengkak kaki selama hamil kram kaki dan ambeien.
- Mengerti mengenai hubungan suami istri selam hamil dan KB
2. Tanya jawab, ibu hamil dapat menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan
3. Penjelasan kesehatan buku ibu dan anak ibu hamil diharapkan :
- Mengerti tanda-tanda bahaya kehamilan
4. Senam ibu hamil
- Mengurangi dan mencegah timbulnya bengkak kaki sakit pinggang dan lain-lain yang timbul selama kehamilan
- Melunakkan otot-otot panggul, persendian dan memudahkan jalan lahir supaya persalinan menjadi lancar.
5. Kesimpulan menyimpulkan semua materi pada pertemuan ke-1 kelas ibu.
Pertemuan ke-2 Kelas Ibu
Susunan
1. Materi pertemuan ke-2 kelas ibu : mengenai persalinan ibu hamil diharapkan dapat
- Menentukan sendiri kapan ibu hamil harus rawat inap bila timbul rasa sakit akan melahirkan dan juga dapat menentukan kapan harus rawat inap bila ketuban pecah
- Mengerti cara membedakan keluarga darah normal pada masa nifas dengan keluarga darah yang tidak normal
2. Tanya jawab, ibu hamil
3. Penjelasan buku kesehatan ibu dan anak
- Mengenai tanda-tanda bahaya selama persalinan dan dapat segera merujuknya.
4. Senam hamil
- Tercapainya persalinan yang lancar dengan melakukan senam untuk melunakkan otot-otot panggul dan peresedian
- Ibu hamil dapat melakukan urut untuk mengurangi rasa sakit akan melahirkan
- Ibu hamil dapat mengerti saat jalan lahir telah terbuka memperhatikan rasa sakit, dan kapan ibu hamil harus mengejan.
- Ibu hamil mengerti saat jalan lahir telah terbuka, memperhatikan rasa sakit
- Ibu hamil mengerti bahwa bayi dapat lahir secara alamiah dengan tenaga yagn terkumpul (bernafas pendek) serta ibu tidak boleh memaksakan keluarga bayi.
5. Kesimpulan (semua materi pada pertemuan ke-2 kelas ibu)
Pertemuan ke-3
Susunan :
1. Materi pertemuan ke-3 kelas ibu : mengenai perawatan bayi dan perawata payudara ibu diharapkan dapat :
- Mengerti mengenai pernapasan pertama pada bayi
- Mengerti pentingnya memberikan ASI dalam 30 menit setelah melahirkan
- Mengerti pentingnya manfaat ASI
- Mengerti cara perawatan bayi seperti cara memeluk bayi cara pemakaian gurita, cara perawatan tali pusat dan cara menyendawankan bayi.
- Mengerti cara perawatan payudara
2. Tanya jawab
3. Menjelaskan buku kesehatan ibu dan anak
Mengerti pentingnya buku kesehatan ibu dan anak
4. Senam ibu hamil, ibu hamil pada pertemuan ke-3 merupakan pengulangan senam ibu hamil pada pertemuan ke-1 dan ke-2
5. Kesimpulan dari ketiga pertemuan kelas ibu hamil diharapkan :
- Mengerti mengenai perubahan tubuh selama hamil cara mengatasinya serta mengerti pentingnya kesehatan selama hamil dengan melakukan senam hamil
- Mengerti bahwa ibu hamil memegang peranan utama saat hamil
- Mengerti pentingnya dukungan dari keluarga terhadap ibu hamil
- Mengerti bahwa dengan melakukan senam hamil setiap hari teratur untuk mencapai persalinan yang aman dan nyaman
Dengan Melaksanakan Senam Ibu Hamil, Maka Ibu Hamil dapat Merasakan Manfaat Senam Ibu Hamil :
1. Ibu hamil ikut berperan aktif
2. Dengan menggerakan otot pinggang serta tendon otot sehingga otot-otot pinggul dan pinggang serta tendon otot tersebut menjadi kuat dengan gerak jari kaki dan telapak kaki sehingga dapat menapang perut yang besar.
3. Mencegah rasa sakit pada pinggang karena janin yang tumbuh besar menyebabkan tubuh ibu mengarah kedepan sehingga pinggang ibu jadi sakit.
4. Saat melahirkan posisi ibu dengan setengah duduk dan setengah berbaring sehingga tidak ada beban pada tubuh ibu.
Fase Laten Memanjang

- Periksa DJJ selama atau segera setelah His. Hitung frekuensinya sekurang-kurangnya 1 x dalam 30 menit selama fase aktif dan tiap 5 menit selama fase laten kala II.
- Jika ketuban sudah pecah, air ketuban kehijau-hijauan atau bercampur darah, pikiran kemungkinan gawat janin
- Jika tidak ada ketuban yang mengalir setelah selaput ketuban pecah, pertimbangkan adanya indikasi penurunan jumlah air ketuban yang mungkin juga menyebabkan gawat janin. Perbaiki keadaan umum dengan memberikan dukungan psikologis. Berikan cairan baik secara oral atau parenteral dan upayakan BAK.
- Bila penderita merasakan nyeri yang sangat berat berikan analgetik
- Bila tidak ada perubahan penipisan dan pembukaan serviks serta tak didapatkan tanda gawat janin, kaji ulang diagnosisnya kemungkinan ibu belum dalam keadaan inpartu
- Bila ada kemajuan dalam pendataran dan pembukaan serviks lakukan amniotomi dan induksi persalinan dengan oksitosin atau prostoglandin. Lakukan drip oksitosin dengan 5 unit dalam 500 cc dekstrose atau NaCl mulai dengan 8 tetes per menit, setiap 30 menit ditambah 4 tetes sampai His adekuat (maksimum 40 tetes/menit) atau diberikan preparat prostaglandin. Lakukan penilaian ulang setiap 4 jam. Bila ibu tidak masuk fase aktif setelah dilakukan pemberian oksitosin lakukan seksio sesarea.
- Pada daerah yang prevelensi HIV tinggi, dianjurkan membiarkan ketuban tetap utuh, selama pemberian oksitosin untuk mengurangi kemungkinan terjadinya penularan HIV
- Bila didapatkan tanda-tanda infeksi (demam, cairan vagina berbau) lakukan akselerasi persalinan dengan oksitosin 5 unit dalam 500 cc dekstrose atau NaCl mulai dengan 8 tetes permenit setiap 15 menit ditambah 4 tetes sampai his adekuat (maksimum 40 tetes/menit atau diberikan preparat prostaglandin, serta berikan antibiotika kombinasi sampai persalinan yaitu amplisilin 29 gr IV. Sebagai dosis awal dan 1 gr IV setiap 6 jam ditambah dengan gestamisin setiap 24 jam.
- Jika terjadi persalinan pervaginam stop antibiotika pasca persalinan
- Jika dilakukan seksiosesarea, lanjutkan antibiotika ditambah metronidazol 500 mg IV setiap 8 jam sampai ibu bebas demam selama 48 jam.
Emboli Cairan Ketuban

Distosia Bahu
PengertianDepresi Postpartum

- Batasi pengunjung jika kehadiran mereka ternyata malah mengganggu waktu istirahat anda
- Untuk sementara waktu hindari komsumsi coklat atau gula dalam jumlah yang berlebihan karena dapat menjadi bahan pemicu depresi
- Perbanyak mendengar musik favorit anda agar anda dapat merasa lebih rileks disarankan musik-musik yang menenangkan
- Lakukan olahraga atau latihan ringan, cara ini selain ampuh dalam mengurangi depresi, tapi juga dapat membantu mengembalikan bentuk tubuh
- Sesekali berpergianlah agar anda tak merasa bosan, karena berada di rumah
- Dukungan yang suportif dari suami dan anggota keluarga lainnya sangat berpengaruh bagi keadaan psikis ibu.
- Dapat riwayat kesehatan selama priode antepartum untuk mengidentifikasi resiko potensial terjadi depresi postpartum
- Atur konseling selama periode antepartum pada klien yang beresiko
- Bantuan klien untuk mengatur mekanisme dukungan yang baik selama periode antepartum jika dia ditanyakan beresiko terhadap depresi post partum
- Dapatkan riwayat kesehatan post partum yang akurat termasuk demografi, informasi mengenai dukungan dan bantuan dirumah
- Kaji proses hubungan ibu dan anak
- Tawarkan dukungan, dorongan dan bantuan kepada klien untuk memahami bahwa perasaan depresi dalam beberapa hari setelah melahirkan adalah normal
- Peningkatan klien bahwa jika depresinya berlanjut lebih dari beberapa hari dia harus berkonsultasi
- Atur konseling selanjutnya jika klien yang memperlihatkan tanda depresi berlanjut.
CHEPAL HEMATOMA

CAPUT SUCCADENEUM
