Cari Blog Ini

Seputar Selaput Dara

Ada seorang teman netter menanyakan tentang hymen (=selaput dara). Diantaranya jika melakukan masturbasi apakah akan merusak hymen, kalau robek apakah tidak perawan lagi?

Masturbasi bisa dilakukan baik oleh wanita maupun pria। Secara agama semuanya melarang alias berdosa jika melakukannya…॥jelas nya tanya pak ustad aza yach…kontroversi soal na… Secara kesehatan sebenarnya tidak bermasalah asal tidak menyebabkan gangguan psikologis। Masturbasi pada wanita akankah merusak hymen? jawabannya bisa ya bisa tidak. Karena jika tidak ‘memasukkan’ sesuatu pastinya tidak akan merusak hymen. Lalu jika hymen sampai robek atau rusak apakah dikatakan masih perawan? Sesuai defenisi yang dianut, seseorang dikatakan sudah tidak perawan jika Mrs.V yang bersangkutan sudah dipenetrasi oleh Mr.P. Jadi tidak tergantung robek atau tidaknya hymen. Tanpa penetrasi sering seorang wanita bisa mengalami robekan hymen seperti akibat kecelakaan dan seorang yang sudah dipenetrasi ada juga yang tidak robek, bisa karena tebal dan elastisitas hymen ataupun kaliber Mr.P yang kekecilan.(Sorry bro….punya gw sey gede…heheheh) Hymen yang robek sekarang bisa di reparasi (dijahit kembali=resewed) baik dengan tehnik operasi biasa maupun mempergunakan tehnik canggih. Boleh dikatakan operasinya tidak sulit. Sehingga jelas disini ukuran virgin bukanlah dari utuhnya hymen, melainkan berdasarkan adanya proses penetrasi Mr. P Secara umum masih banyak laki-laki yang mengangungkan utuhnya hymen dengan ditandai adanya ‘FIRST BLOOD’ pada ‘FIRST NIGHT’…oleh karena itu wahai wanita jagalah keutuhan hymen anda. (Memang nggak adil…karena banyak laki2 yang tidak virgin tetapi sulit dilacak…)

Baca Selengkapnya - Seputar Selaput Dara

PERAWATAN PAYUDARA

Perawatan payudara selama kehamilan anda adalah salah satu bagian penting yang harus anda perhatikan sebagai persiapan untuk menyusui nantinya. Saat kehamilan payudara akan membesar dan daerah sekitar putting akan lebih gelap warnanya dan juga lebih sensitive. Semua ini terjadi untuk persiapan tubuh ibu hamil untuk memberikan makanan pada bayinya kelak.

Beberapa tips perawatan payudara selama kehamilan:

* Bila BH anda sudah mulai terasa sempit, sebaiknya mengantinya dengan bh yang pas dan sesuai dengan ukuran anda untuk memberikan kenyamanan dan juga support yang baik untuk payudara anda.
* Bila anda berencana untuk menyusui anda dapat memulai menggunakan bh untuk menyusui pada akhir kehamilan anda. Pilihlah bh yang ukurannya sesuai dengan payudara anda, memakai bh yang mempunyai ukuran yang tidak sesuai dengan ukuran ayudara dapat menyebabkan infeksi seperti mastitis ( suatu infeksi pada kelenjar susu di payudara).
* Persiapkan putting susu anda. Dengan lembut putar putting antara telunjuk dan ibu jari anda sekitar 10 detik sewaktu anda mandi. Jika anda mendapatkan kesulitan atau puting susu anda rata atau masuk kedalam, konsultasikan ke dokter anda, sehingga hal ini dapat diatasi dini untuk mencegah kesulitan nantinya.
* Pada tahap akhir bulan kehamilan, cobalah untuk memijat lembut payudara didaerah yang berwarna gelap (aerola) dan puting susu, anda mungkin akan mengeluarkan beberapa tetes kolustrum (cairan kental bewarna kekuningan dari putting). Untuk membantu membuka saluran susu.
* Bersihkan payudara dan puting, jangan mengunakan sabun didaerah putting dapat menyebabkan daerah tersebut kering. Gunakan air saja lalu keringkan dengan handuk.
Baca Selengkapnya - PERAWATAN PAYUDARA

Selaput Dara atau Hymen

SELAPUT DARA atau HYMEN

Selaput dara telah lama di jadikan sebagai tanda keperawanan seorang wanita. Kepercayaan yang mengatakan bahwa selaput dara tetap harus utuh dan terjaga--karena bisa robek oleh hubungan seks-- hingga waktu perkawinan tiba hingga kini masih dipegang oleh sebagian besar masyarakat.
Padahal fakta ilmiah menyebutkan selaput dara dapat terpisah karena alasan alasan yang tidak ada hubungannya dengan hubungan seksual. Selaput ini dapat terkoyak bila tubuh di regangkan secara berlebihan. Selaput dara yang tidak utuh bukan merupakan indikasi pasti wanita itu pernah melakukan hubungan seks.
Berikut ini sedikit pengetahuan mengenai selaput dara. Selaput Dara atau hymen adalah suatu lipatan selaput lendir yang menutupi pintu liang senggama (introitus vagina), bentuknya biasanya bulat sebagaimana bentuk liang vagina, tetapi ada juga yang seperti bulan sabit (semilunar), bahkan ada yang mempunyai septum (pemisah).
Konsistensi selaput dara pun berbeda-beda ada yang kaku sampai yang lunak sekali. Letaknya hanya sekitar 1-2 cm dari bibir vagina. Lubang selaput dara yang masih utuh hanya bisa dilalui oleh jari kelingking.
Selaput dara robek biasanya di tandai dengan keluarnya darah. Tapi sebagian kecil wanita justru tidak mengeluarkan darah. Hal itu di sebabkan karena sesungguhnya selaput dara itu sangat sedikit mengandung pembuluh darah. Biasanya semakin tipis selaput dara -- darah yang keluar juga sangat sedikit sehingga tidak kelihatan.
Beberapa selaput dara cukup elastis untuk mengizinkan penis masuk tanpa merobek, atau hanya merobek sebagian kecil dari selaput dara. Ini biasanya memang benar jika perobekan pertama terjadi secara bertahap dengan jari tangan atau obyek lainnya selama periode tertentu. Sisa dari selaput dara biasanya masih ada sampai seorang wanita melahirkan bayinya secara normal.
Selama awal masa pertumbuhan janin tidak ada pembukaan sampai ke vagina. Lapisan tipis yang menutupi vagina pada saat ini biasanya akan terbagi secara tidak lengkap sebelum masa kelahiran-- yang membentuk selaput dara. Ukuran dan bentuk dari pembukaan atau jenis pembukaan sangat bervariasi.
Beberapa wanita tidak memiliki selaput dara saat lahir, akibat dari selaput jaringan yang membagi secara lengkap saat mereka masih berada dalam kandungan. Terkadang pembentukan sampai pembukaan bahkan tidak terjadi, menghasilkan imperforated/tertutupnya selaput dara.
Dokter harus memeriksa vulva dari bayi perempuan segera setelah kelahiran untuk memastikan bahwa selaput daranya tidak tertutup, juga orang tua si anak. Karena jika menstruasi tidak dapat mengalir dengan bebas dari badan, maka nyeri hebat dan kram dapat terjadi selama haid, pada awal masa menstruasi dari seorang gadis.
Sering kali karena minimnya informasi mengenai selaput dara, sehingga terkadang wanita bila menemui pendarahan pada alat kelaminnya banyak merasa cemas "jangan-jangan selaput daranya robek atau berbagai kasus lain serupa". Atau ada juga cerita pengalaman seorang remaja yang gelisah ketika pada suatu hari dari lubang vaginanya keluar darah, padahal si remaja belum pernah melakukan hubungan seks.
Selidik punya selidik, ternyata dia baru saja mengalami benturan keras yang mengenai vagina akibat peristiwa tabrakan antara motor yang dikendarainya dengan mobil berkecepatan tinggi. Pendarahan akibat luka dan lecet pada dinding vagina juga dapat mengakibatkan keluarnya darah atau berbagai sebab infeksi pada saluran reproduksinya.
Jaringan dari vulva biasanya sangat tipis dan lembut sebelum masa pubertas. Setiap aktifitas yang dapat menyebabkan ketegangan dari jaringan vulva dapat meregangkan atau merobek selaput dara. Akibatnya, banyak wanita yang merobek ataupun membuat selaput dara mereka menjadi lebar saat melakukan olahraga, mengendarai kuda, memasukkan tampon, dan saat masturbasi.
Seorang wanita mungkin tidak tahu saat itu terjadi, terutama jika hanya ada sedikit atau bahkan tidak ada darah yang keluar saat kejadian. Ini mungkin terjadi saat dia masih terlalu muda untuk mengingat atau mengerti tentang apa yang telah terjadi.
Ada atau tidak adanya selaput dara bukan merupakan indikasi keperawanan seorang wanita. Tak seorangpun dapat menentukan dengan pemeriksaan fisik sendiri apakah seorang wanita atau remaja telah melakukan hubungan seks lewat vagina. Hanya sekitar 50 persen dari remaja dan wanita mengalami pendarahan pada saat pertama melakukan hubungan seks, sehingga darah dapat mewarnai seprai tempat tidur bukanlah merupakan indikator dari awal keperawanan.
Selaput dara dari beberapa wanita robek lebih dari satu kali (biasanya). Bahkan ada selaput dara yang cukup elastis sehingga memungkinkan penis untuk masuk tanpa merobek, atau hanya merobek sebagian. Ini biasanya benar jika pelebaran pertama terjadi secara bertahap dengan tangan atau objek lainnya selama kurun waktu tertentu. Keperawanan merupakan atribut spiritual, bukan hanya fisik.
Selaput dara tidak menghilang secara ajaib bila sesuatu dimasukkan ke dalam vagina, ini hanya akan meregang atau sedikit robek sebagai jalan dari apapun yang telah dimasukkan. Sebagai contoh, seorang wanita memasukkan dua jari tangan ke dalam vaginanya saat masturbasi, selaput daranya mungkin masih akan robek saat dia melakukan hubungan seks vagina untuk pertama kali, karena rata-rata ukuran penis lebih besar daripada dua jari tangan.
Seorang wanita yang telah melakukan mungkin masih memiliki selaput dara saat ini. Selaput yang tersisa ini dapat menjadi penyebab sakit saat melakukan hubungan. Jika pasangan dia sekarang memiliki penis yang lebih besar daripada pasangan sebelumnya, atau pasangan yang mencoba teknik baru atau posisi lain dalam saling berhubungan, selaput daranya mungkin dapat terobek lagi, atau untuk pertama kali.
Saat dokter memeriksa gadis remaja dan dewasa dalam masalah pelecehan seksual, mereka biasanya mencari luka pada selaput dara. Selaput dara mungkin masih utuh kecuali untuk satu kali robekan. Sisa dari selaput dara biasanya masih ada sampai seorang wanita melahirkan anak lewat vagina. (Tri Wahyuni/dari berbagai sumber)
Diambil dari: www.suarakarya-online.com
Baca Selengkapnya - Selaput Dara atau Hymen

2010 Flu Vaccination Clinic Schedule for Imperial County

IMPERIAL COUNTY PREPARES FOR UPCOMING FLU SEASON
The Public Health Department will start offering flu shots to individuals three years and older on Tuesday, September 21st at 8 a.m. A Drive-Thru Flu Clinic is scheduled for October 16th at the IV Expo.
IMPERIAL COUNTY – The Imperial County Public Health Department announced today that it would start administering flu shots on Tuesday September 21st to individuals three years of age and older. Vaccine for children 6 months to 3 years and pregnant women has not yet arrived but should be available by the end of this month. The Department will host three separate flu clinics during the months of September and October including a Drive-Thru Flu Clinic at the Imperial Valley Expo on Saturday October 16th. Flu shots for seniors will begin on Wednesday September 22nd at regularly
scheduled Senior Clinics throughout Imperial County. This year’s flu vaccine will protect against both seasonal flu and H1N1. The Public Health Department will be offering the whooping cough and pneumonia vaccines at its scheduled flu clinics (except for the drive-thru).
Dr. Stephen Munday, Public Health Officer stated, “Since the flu vaccine takes about two weeks to become effective, we strongly advise all individuals to get their flu shots early to lessen their risk of contracting the flu this flu season. The Department is extremely excited about partnering with the Imperial Valley Expo and other local providers to host the Drive-Thru Flu Clinic once again this year.” Flu activity in the United States generally peaks between late December and early March.

The Public Health Department-sponsored flu clinics will be held on the following dates: Tuesday, September 21st from 8:00 am – 5:00 pm (Public Health Dept.) Thursday, September 23rd from 2:00 pm – 7:00 pm (Public Health Dept.) Saturday, October 16th from 7:30 am – 11 am (I.V. Expo in Imperial)
The Public Health Department clinics will take place at the Imperial County Public Health Department’s Training Center located at 935 Broadway in El Centro. There is no appointment necessary to get a flu shot at any of the scheduled clinics. The clinics will also offer whooping cough and state-purchased pneumococcal vaccine. The cost for the flu shot, whooping cough and state-purchased pneumonia shots will be $2.00 each (payments in cash or check only). Those interested in receiving a combination of flu, whooping cough and pneumonia vaccine will be able to get the three for $5.00 at the Public Health Department clinics.
The Public Health Department will be hosting its fourth Drive-Thru Flu Vaccination Clinic on Saturday, October 16th from 7:30 am to 11:00 am at the IV Expo (fairgrounds) in Imperial. This is a flu shot-only clinic event. This will be a collaborative effort between the Public Health Department, the Imperial Valley Expo, local healthcare providers and other partner agencies. Individuals attending this clinic should arrive in a vehicle and expect to stay with their vehicle while at the clinic. It is recommended that those who attend for a flu shot wear short sleeve shirts.
Flu shots will be available at the Public Health Department on a walk-in
basis during regular work hours (Monday through Friday from 8:00 am to 12:00 pm
and 1:00 pm to 5:00 pm) starting Monday, September 27th. The whooping cough and pneumonia vaccines will also be available on a walk-in basis. Flu Clinics for seniors are being held in various areas of the County. In addition, flu vaccine is available with local physicians and community clinics. Individuals who wish to receive the flu shot from their doctor will need to contact their healthcare provider directly about the availability of flu vaccine.
According to the Federal Centers for Disease Control and Prevention (CDC), every year in the United States, an average 5% to 20% of the population gets the flu; more than 200,000 people are hospitalized from flu complications, and about 36,000 people die from the flu each year. Some people, such as older adults, young children, and people with certain health conditions, are at higher risk for suffering serious complications from the flu. Influenza is an acute respiratory illness that is spread from infected persons to the throat or nose of others. Signs and symptoms of the flu include fever, headache, extreme tiredness, dry cough, sore throat, runny or stuffy nose, and muscle aches. For more information regarding the flu clinics or the flu vaccine please contact the Imperial County Public Health Department’s Immunization Program at (760) 482-4762 or send an email to lucyzertuche@co.imperial.ca.us

Source: http://tribwekchron.com/2010/09/2010-flu-vaccination-clinic-schedule-for-imperial-county/
Baca Selengkapnya - 2010 Flu Vaccination Clinic Schedule for Imperial County

How health care reform could impact your debt load

More preventive care and prescriptions will be covered, but insurers will raise premiums to pay for these benefits. (©iStockphoto.com/Sean Locke) More preventive care and prescriptions will be covered, but insurers will raise premiums to pay for these benefits. (©iStockphoto.com/Sean Locke)

By Andrew Housser

Since President Obama's election, health care reform has been in the news almost continually. While the specifics of how the reform will impact consumers are uncertain, reform has become law and will affect household budgets.

The consumer cost implications of these reforms are very important. After all, health care debt contributed to more than 60 percent of bankruptcy filings in 2007, according to Harvard University research. With the first changes taking effect in the next few months, here is what you should know about how some of the most prominent reforms could affect your finances – and your likelihood of going into medical debt.

1) Adult children can have more coverage, longer

Parents who have young adult children and health insurance can breathe easier: Health care reform provides an additional coverage option. Adults can remain covered on their parent's health insurance policy until their 26th birthday.

Debt prognosis: Good. Students and young adults, including those still seeking employment in the tight job market, now have an option for insurance. In a medical emergency, they might be able to cover bills with insurance instead of credit cards.

2) Coverage limits are no more

Health care reform prohibits insurers from placing lifetime maximum limits on coverage. A Kaiser Family Foundation study found that at least 10 percent of cancer patients had treatment protocols that surpassed their insurance coverage limit, leaving them essentially without coverage. Other chronic conditions can be costly as well.

Debt prognosis: Good. Insurance now must cover all medical conditions, no matter the cost. Insured people will not have to take on dramatic debt to pay for care, although many people with chronic medical problems do go into debt to pay for care. Premiums, however, might increase to fund this richer benefit.

3) Families can get relief with premiums

The law gives help with premiums, starting in 2014, to people who buy their own health insurance -- that is, where an employer does not provide insurance. Many households will qualify for tax credits to keep premiums below 9.5 percent of income. Small businesses qualify for other premiums to help them provide coverage to employees.

Debt prognosis: Fair. Most people do not go into debt to pay for health insurance premiums, but the reform law requires people to carry health insurance. This provision will give some people assistance with premiums if needed.

4) More preventive care and prescriptions will be covered

Some observers argue that insurers will raise premiums to pay for these benefits. Like it or not, when insurance does not cover these costs, they all too often go unpaid when money is tight. Worse yet, people avoid getting the care they need because of the cost. That neglect can add up to greater health and financial problems.

Debt prognosis: Good. In terms of cost, most people will benefit from not paying extra for services beyond premiums they must pay anyway, but premiums might indeed be higher.

5) By 2014, insurers cannot exclude people based on pre-existing conditions

For the many people who cannot get health coverage because of medical conditions, this provision will make a significant financial difference. A similar provision states that insurers cannot charge higher premiums because of gender, health status or other factors

Debt prognosis: Excellent. In the past, people in these situations have had to go uninsured, and have been at great risk for falling into high levels of medical debt.

While the overall financial impact of the health care reform legislation remains up for heated debate, it is clear that many people will be able to breathe a sigh of relief at knowing they have more secure coverage. For individuals and families, some of the health reform legislation should make it easier to avoid catastrophic medical debt -- and to get and retain health insurance coverage.

Source: http://www.ktnv.com/Global/story.asp?S=13110167

Baca Selengkapnya - How health care reform could impact your debt load

Nurses Hope to Improve Health Care

The Canadian Federation of Nurses' Unions have released a new report which they hope will have a positive impact on Healthcare. The report, titled "Experts and Evidence: Opportunities in Nursing," outlines research on nursing practice and workplaces. Through this report, the Canadian Federation of Nurses' Unions has devised six initiatives that would improve health outcomes, increase access to health care, and make the system more sustainable. They include items such as creating an advisory committee between health, education, and labour ministers; supporting the development of nurse-led initiatives; and improving work environments.

Debbie Forward, the president of the Newfoundland and Labrador Nurses' Union, says they have met with some of the health ministers, who are in town for their two-day conference. She says the ministers were impressed with the evidence from the report and the broad initiatives they were bringing to the table. Forward says she had a positive meeting with Health Minister Jerome Kennedy, and that he's willing to start a dialogue on how to improve health care and nursing in this province.


Source: http://www.vocm.com/newsarticle.asp?mn=2&id=8899&latest=1
Baca Selengkapnya - Nurses Hope to Improve Health Care

Bahaya Jangka Panjang Obat Tidur

Senin, 13 September 2010 | 14:40 WIB
shutterstock

KOMPAS.com — Ketika badan terasa capek, pasti kita berharap langsung tidur. Sayangnya, tak semua orang bisa langsung lelap semudah itu. Bagi mereka, obat tidur tampaknya sebanding dengan istirahat malam. Namun, waspadalah karena penelitian mengaitkan bahaya konsumsi obat tidur dalam jangka panjang.

Obat tidur ternyata tidak sekadar membuat tidur nyenyak. Penelitian dr Genevieve Belleville dari Kanada menunjukkan, mereka yang terbiasa menenggak obat tidur tiga tablet atau lebih memiliki risiko kematian lebih cepat dibanding orang yang tidak minum obat tidur. Dampak lain dari penggunaan obat tidur adalah gangguan kesehatan kronis, seperti kecanduan alkohol atau rokok, serta kemungkinan menyebabkan depresi.

Efek samping dari obat tidur ini menarik perhatian para peneliti mengingat banyak obat tidur yang dijual bebas. Di Inggris, diperkirakan 10 juta obat tidur diresepkan setiap tahunnya. Pil-pil tidur yang bisa dijual bebas itu biasanya mengandung antihistamin yang tinggi, seperti yang biasa diresepkan dokter, misalnya Valium.

Kasus ini dirasa krusial. Oleh karena itu, peneliti tidak membedakan antara para pengguna obat tidur skala berat dan mereka yang sesekali menggunakannya. "Obat-obatan ini bukan permen dan bisa membawa mereka dalam bahaya," kata Belleville.

Berdasarkan penelitian selama 12 tahun dan menganalisis lebih dari 12.000 data di Kanada, dr Belleville menyatakan bahwa tingkat kematian signifikan serta lebih tinggi bagi pengguna pil tidur dan mereka yang mengonsumsi obat untuk mengurangi kecemasan.

Setelah memperhitungkan kadar alkohol dan tembakau terhadap kesehatan fisik, aktivitas fisik, dan depresi, dr Belleville menemukan bahwa obat tidur yang ada dapat meningkatkan 36 persen risiko kematian. "Mereka juga lebih rentan terkena setiap jenis penyakit yang berasal dari parasit hingga kanker," kata dr Belleville.

Temuan lain dari efek samping obat tidur ini juga tidak bisa dianggap enteng. "Obat tidur dan obat anti-kecemasan berpengaruh pada waktu reaksi dan koordinasi sehingga membuat seseorang lebih mudah jatuh dan kecelakaan," katanya.

Bagi mereka yang bermasalah dengan jantung, Belleville menemukan bahwa obat tidur bisa menekan sistem pernapasan yang akan memperburuk masalah pernapasan saat tidur. "Obat-obatan ini juga bekerja pada sistem saraf pusat sehingga memengaruhi penilaian dan suasana hati. Ada bahaya obat ini meningkatkan risiko bunuh diri," ujarnya.

Ia mengatakan, terapi perilaku kognitif telah menunjukkan hasil yang baik dalam mengobati insomnia dan kegelisahan. Oleh karena itu, dokter bisa mendiskusikan terapi sistematis tersebut dengan pasien mereka sebagai pilihan. "Menggabungkan pendekatan farmakologis dalam jangka pendek dengan pengobatan psikologis adalah strategi yang menjanjikan untuk mengurangi kecemasan dan mempromosikan tidur," kata dr Belleville.

Kendati demikian, penelitian tersebut mendapat kritik. Profesor Jim Horne dari Universitas Loughborough menyebutkan, penelitian itu masih perlu dikaji lebih lanjut. "Perlu dipertanyakan juga reaksi apa yang terjadi apabila orang-orang tersebut tidak menggunakan obat tidur," katanya.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Psychiatry, Kanada, ini bersumber dari Survei Kesehatan Nasional Kanada. Pesertanya meliputi orang-orang yang berusia 18 hingga 102 tahun dan disurvei setiap dua tahun antara tahun 1994 dan 2007.

Sumber: KOMPAS.com

Baca Selengkapnya - Bahaya Jangka Panjang Obat Tidur

KONTRASEPSI

Pengertian Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan (Winkjosastro, 2002). Menurut Mochtar (1998) kontrasepsi adalah cara untuk mencegah terjadinya konsepsi, alat atau obat-obatan. Kontrasepsi didefinisikan sebagai tindakan atau usaha yang ditujukan untuk mencegah terjadinya konsepsi atau pembuahan (Notodihardjo, 2006).
Kontrasepsi juga diartikan sebagai cara mencegah kehamilan (dengan menggunakan alat atau obat mencegah kehamilan seperti: spiral, kondom, pil anti hamil) (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2002).
Berdasarkan teori Mochtar (1998) kontrasepsi hendaknya memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
  1. Aman pemakaiannya dan dapat dipercaya.
  2. Efek samping yang merugikan tidak ada.
  3. Lama kerjanya dapat diatur menurut keinginan.
  4. Tidak menggangu hubungan persetubuhan.
  5. Tidak memerlukan bantuan medik atau kontrol yang ketat selama pemakaiannya.
  6. Cara penggunaannya sederhana.
  7. Harganya murah supaya dapat dijangkau masyarakat luas.
  8. Dapat diterima oleh pasangan suami istri.
Baca Selengkapnya - KONTRASEPSI

ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM

AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)

Secara umum AKDR dianjurkan sebagai pilihan pertama pada ibu yang menyusui dan ingin alat KB yang temporer sifatnya.

Disamping karena sekali pemasangan dan efektifitasnya tinggi serta keluhan pemakai yang relatif ringan, maka AKDR tidak mempunyai pengaruh terhadap laktasi dan bayinya. AKDR yang lazim dipakai sekarang adalah AKDR yang mengandung tembaga (copper T, copper 7, MlCu) serta AKDR yang mengandung progestin (progestasert) yang tidak berpengaruh terhadap produksi dan komposisi ASI. Progestin yang terkandung dalam IUD akan dilepaskan dalam jumlah yang sangat sedikit sehingga hanya mempunyai efek lokal saja. Pemasangan AKDR bisa secara dini, segera setelah melahirkan atau pada kontrol berikutnya pada saat involusi terjadi.

Pada umumnya pemasangan AKDR harus sudah diberikan dalam waktu 1 bulan 7 hari pasca persalinan sepanjang tidak ada kontraindikasi pada saat pemasangannya (Soetjiningsih, 1997).

Menurut Hartanto (2003) yang penting pada pemakaian IUD postparutm adalah penempatan IUD setinggi mungkin dalam fundus uteri sehingga mengurangi kemungkinan ekspulsi.

Baca Selengkapnya - ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM

ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM

AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)

Secara umum AKDR dianjurkan sebagai pilihan pertama pada ibu yang menyusui dan ingin alat KB yang temporer sifatnya.

Disamping karena sekali pemasangan dan efektifitasnya tinggi serta keluhan pemakai yang relatif ringan, maka AKDR tidak mempunyai pengaruh terhadap laktasi dan bayinya. AKDR yang lazim dipakai sekarang adalah AKDR yang mengandung tembaga (copper T, copper 7, MlCu) serta AKDR yang mengandung progestin (progestasert) yang tidak berpengaruh terhadap produksi dan komposisi ASI. Progestin yang terkandung dalam IUD akan dilepaskan dalam jumlah yang sangat sedikit sehingga hanya mempunyai efek lokal saja. Pemasangan AKDR bisa secara dini, segera setelah melahirkan atau pada kontrol berikutnya pada saat involusi terjadi.

Pada umumnya pemasangan AKDR harus sudah diberikan dalam waktu 1 bulan 7 hari pasca persalinan sepanjang tidak ada kontraindikasi pada saat pemasangannya (Soetjiningsih, 1997).

Menurut Hartanto (2003) yang penting pada pemakaian IUD postparutm adalah penempatan IUD setinggi mungkin dalam fundus uteri sehingga mengurangi kemungkinan ekspulsi.

Baca Selengkapnya - ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM

Arsip

0-Asuhan Kebidanan (Dokumen Word-doc) 0-KTI Full Keperawatan (Dokumen Word-doc) Anak Anatomi dan Fisiologi aneh lucu unik menarik Antenatal Care (ANC) Artikel Bahasa Inggris Asuhan Kebidanan Asuhan Keperawatan Komunitas Asuransi Kesehatan Berita Hiburan Berita Terkini Kesehatan Berita Tips Twitter Celeb contoh Daftar Pustaka Contoh KTI Contoh KTI Kebidanan Farmakologi (Farmasi) Gadar-kegawatdaruratan Gizi Handphone Hirschsprung Hukum Kesehatan Humor Segar (Selingan) Imunisasi Info Lowongan Kerja Kesehatan Intranatal Care (INC) Jiwa-Psikiatri kamus medis kesehatan online Kebidanan Fisiologis Kebidanan Patologis Keluarga Berencana (KB) Keperawatan Gerontology Kesehatan Anak (UMUM) Kesehatan Bayi (untuk UMUM) Kesehatan Haji Kesehatan Ibu Hamil (untuk UMUM) Kesehatan Ibu Menyusui (untuk UMUM) Kesehatan Pria (untuk UMUM) Kesehatan Remaja Kesehatan Reproduksi (Kespro) Kesehatan Wanita (untuk UMUM) Koleksi Skripsi Umum Konsep Dasar KTI D-3 Kebidanan KTI Skripsi Keperawatan kumpulan askep Laboratorium Lain-lain Makalah Keperawatan Kebidanan Managemen Kesehatan Mikrobiologi Motivasi Diri Napza dan zat Adiktif Neonatus dan Bayi News Penyakit Menular potensi KLB Penyakit Menular Seksual (PMS) Postnatal Care (PNC) Protap-SOP Psikologi-Psikiater (UMUM) Reformasi Kesehatan Sanitasi (Penyehatan Lingkungan) Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Sistem Endokrin Sistem Immunologi Sistem Indera Sistem Integumen Sistem Kardiovaskuler Sistem Muskuloskeletal Sistem Neurologis Sistem Pencernaan Sistem Perkemihan Sistem Pernafasan Surveilans Penyakit Teknologi Tips dan Tricks Seks Tips Facebook Tips Karya Tulis Ilmiah (KTI) Tips Kecantikan Tips Kesehatan Umum Tokoh Kesehatan Tutorial Blogging Youtuber